<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tutorial Bagi Pemula</title>
	<atom:link href="http://harkam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harkam.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Oct 2011 07:41:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='harkam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tutorial Bagi Pemula</title>
		<link>http://harkam.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://harkam.wordpress.com/osd.xml" title="Tutorial Bagi Pemula" />
	<atom:link rel='hub' href='http://harkam.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Metodologi Penelitian</title>
		<link>http://harkam.wordpress.com/2011/04/20/139/</link>
		<comments>http://harkam.wordpress.com/2011/04/20/139/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Apr 2011 06:56:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harkam</dc:creator>
				<category><![CDATA[harkam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harkam.wordpress.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Ilmiah à Merupakan suatu ilmu yang logis dan sistematis Metodologi Penelitian à suatu metoda untuk menemukan kebenaran ilmiah yang diperoleh dengan ilmu dan dengan menggunakan pendekatan induktif dan deduktif. -          Induktif – menarik kesimpulan sera umum dari khusus -          Deduktif – menarik kesimpulan secara khusus dari umum Menggunakan pendekatan deduksi teoritis dan logika Siklus Metodologi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=139&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ilmiah à Merupakan suatu ilmu yang logis dan sistematis</p>
<p>Metodologi Penelitian à suatu metoda untuk menemukan kebenaran ilmiah yang diperoleh dengan ilmu dan dengan menggunakan pendekatan induktif dan deduktif.</p>
<p>-          Induktif – menarik kesimpulan sera umum dari khusus</p>
<p>-          Deduktif – menarik kesimpulan secara khusus dari umum</p>
<p><span id="more-139"></span></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td bgcolor="white" width="253" height="66">
<table width="100%" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td>
<div>
<p>Menggunakan pendekatan deduksi teoritis dan logika</p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Siklus Metodologi Ilmiah</p>
<p>-          Masalah</p>
<p>-          Rumusan</p>
<p>-          Teori / kerangka berfikir</p>
<p>-       Hipotesis</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td bgcolor="white" width="253" height="100">
<table width="100%" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td>
<div>
<p>Melakukan pembuktian dengan mengguanakn data, meakukan pendekatan induksi, melakukan penelitian secara empiris</p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>-          Observasi</p>
<p>-          Data</p>
<p>-          Analisis data</p>
<p>-          Pengambilan kseimpulan</p>
<p>-          Masalah baru</p>
<p>Penelitian ilmiah</p>
<p>A.      Pengajuan Masalah</p>
<p>-          Latar belakang maslah</p>
<p>-          Identifikasi masalah</p>
<p>-          Batasan masalah</p>
<p>-          Rumuskan masalah</p>
<p>-          Tujuan / kegunaan masalah</p>
<p>B.      Teori</p>
<p>a.       Kajian teori</p>
<p>b.      Kerangka teori</p>
<p>c.       Hipotesis – dugaan sementara</p>
<p>C.      Metodologi</p>
<p>a.       Jenis penelitian</p>
<p>b.      Varibel penelitian</p>
<p>c.       Populasi dan sampel</p>
<p>d.      Teknik pengumpulan data – observasi,wawancara, test</p>
<p>e.      Analsis alat ukur</p>
<p>f.        Analisis data</p>
<p>D.      Hasil Penelitian</p>
<p>a.       Hasil analisis (deskripsi dan infrensial)</p>
<p>b.      Temuan</p>
<p>c.       Bahasan</p>
<p>d.      Dampak penelitian</p>
<p>E.       Kesimpulan / Saran</p>
<p>a.       Kesimpulan</p>
<p>b.      Saran</p>
<p><strong>Penggolongan penelitian berdasarkan sifat masalahny :</strong></p>
<p>-          Penelitian historis</p>
<p>-          Penelitian deskripsi</p>
<p>-          Penelitian berkembangan (berkaitan dengan waktu)</p>
<p>-          Penelitian kasus</p>
<p>-          Penelitian korelasional</p>
<p>-          Penelitian kausal komperatif</p>
<ul>
<li>Kausal – sebab akibat</li>
<li>Kompratif – dibandingkan</li>
</ul>
<p>-          Penelitian eksprimen sungguhan à semua factor (varibel) yang mempengaruhi tetapi tidak diteliti dan dapat dikontrol</p>
<p>-          Penelitian eksprimen semu à penelitian yang tidak bias dikontrol</p>
<p>Ø      Penelitian Historis à bertujuan untuk membuat rekonstruksi masa lampau secara sistematis dan objektif dengan cara mengumpulkan data, mengevaluasi, serta mensintesiskan bukti-bukti untuk menegakkan fakta</p>
<p>Ø      Penelitan diskritif à bertujuan untuk membuat dsekripsi secara sistematis, factual, akurat mengenai fkata-fakta dan sifat-sifat pupulasi daerah tersebut. Penelitian ini sering di sebut dengan survey</p>
<p>Ø      Penelitian perkembangan à bertujuan untuk menyelidiki pola dan perurutan pertumbuhan atau perubahan sebagai fungsi waktu, meneliti perkembangan selama jangka waktu tertentu, menjawab pertanyaan sbb, bagaim mana pola pertumbuhan, laju pertumbuhan, urutan dan arah pertumbuhan.</p>
<p>Ø      Penelitian kasus à bertujuan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang, interaksi suatu unit social, individu, kelompok, lembaga</p>
<p>Ø      Penelitian korelasional à bertujuan untuk melihat sejauh mana satu atau lebih factor berkaitan dengan factor lain</p>
<p>Ø      Penelitian kausal komperatif à meneliti hbungan sebab akibat dengan meneliti atas pengamatan terhadap akibat yang ada, mencarai kembali factor yang munkin menjadi penyebab melalui anisis terhadap data tertentu. Penelitian ini bersifat “ ek post fakto ” artinya dta dikumpulkan setelah semua kegiatan kejadian berlangsung.</p>
<p>Ø      Penelitian eksprimen à tujuan untuk mengembangkan keterampilan tertentu atau cara cara baru untuk memecahkan masalah dengan penerapan langsung didunia kerja atau dunia actual lain.</p>
<p><strong>Langkah – langkah penelitian historis</strong></p>
<p>-          Kumpulkan data</p>
<p>-          Evaluasi, pilah – pilah, kelompok-kelompokan</p>
<p>-          Verifikasi</p>
<p>-          Sintesiskan bukti-bukti (merekonstruksi / membentuk yg baru)</p>
<p>-          Kesimpulan</p>
<p><strong>Masalah </strong><strong>à </strong>kesenjangan antara yang seharusnya terjadi, kesenjangan atara kondisi ideal dengan kondisi objektif atau perbedaan antara das sein dan das soleh.</p>
<p>Suatu gejala baru dikatakan masalah apbila gejala itu terdapat dalam suatu situasi tertentu.</p>
<p><strong>Perumusan masalah</strong></p>
<p>Hendaknya mengandung tiga proposisi <em>Model</em></p>
<p>-          proposisi utama (PU), sebuah generalisasi, teori, tujuan dsb</p>
<p>-          proposisi interaktif (PI), pernyataan yang tidak seluras dengan proposisi utama, keserasian terhadap PU</p>
<p>-          proposisi spekulatif, pernyataan penyebab terjadinya kesenjangan</p>
<p><strong>Model Kesenjangan</strong></p>
<p>-          pengecualian profoaktif</p>
<p>-           pembuktian yang berlawanan</p>
<p>-          Ketiadaan ilmu pengetahuan</p>
<p>-          Pertentangan antara kenyataan dengan teori atau sebalikny</p>
<p>-          Pertentangan satu kenyataan dengan kenyataan lain</p>
<p>-          Perkbembangan antara pengetahuan dan pengalaman</p>
<p>-          Pertetangan antara ilmu pengetahuan dengan teori atau sebalikny</p>
<p>-          Pertentangan antara teori dengan teori lainnya</p>
<p>-          Pertentangan antara teori dengan kebijakan atau sebalikny</p>
<p>-          Pertentangan antara kebijakan dan perbuatan</p>
<p>-          Pertentangan antara kebijakan dengan pengetahuan</p>
<p><strong>Kelayakan Masalah</strong></p>
<p>Untuk mengetahui layak atau tidakny suatu masalah dapat diepaluasi dengan beberapa criteria :</p>
<p>-          berguna à hasil kajian hendaknya memberikan suatu kontribusi terhadap ilmu pengetahuan,kebijakan, atapun aplikasi dari lapangan</p>
<p>-          perkbembangan à mengandung masalah, hendaknya ada semacam kesenjangan dari bidang yang dibahas</p>
<p>-          terbuka untuk masalah baru</p>
<p>-          sesuai dengan si peneliti [ masalah menarik, speneliti menguasai teori maupun praktis, sesuai dengan waktu yang tersedia ]</p>
<p>-          bias diteliti</p>
<p><strong>Ada</strong><strong> tiga sumber masalah</strong></p>
<p>-          pengalaman à pengalaman dilapangan merupakan sumber bagi pemilihan topic atau pokok masalah yang akan dibahas</p>
<p>-          dedukasi dan teori à dedukasi dari suatu terori yang dikenal baik, merupakan sumber bagi permasalahan yang akan dibahas dan diteliti. Teori ini merupakan yang bersifat umum yang ketrpakainya dilapangan masih merupakan hiptesis yang memerlukan pembuktian</p>
<p>-          studi leteratur à sumber lain adalah melalui studi literature, seseorang dapat menulis skripsi berdasarkan masalah yang ditemui melalui studi kasus</p>
<p>a</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harkam.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harkam.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harkam.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harkam.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/harkam.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/harkam.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/harkam.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/harkam.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harkam.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harkam.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harkam.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harkam.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harkam.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harkam.wordpress.com/139/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=139&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harkam.wordpress.com/2011/04/20/139/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a0b9f30c0ba1a7e9e2e9d2d153aac63?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harkam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Arti dan tujuan pengujian sistem</title>
		<link>http://harkam.wordpress.com/2011/01/29/arti-dan-tujuan-pengujian-sistem/</link>
		<comments>http://harkam.wordpress.com/2011/01/29/arti-dan-tujuan-pengujian-sistem/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 01:31:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harkam</dc:creator>
				<category><![CDATA[harkam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harkam.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Pengujian Sekali program dibuat, pengujian program dimulai. Proses pengujian berfokus pada logika internal software, memastikan bahwa semua pernyataan sudah diuji, dan pada eksternal fungsional, yaitu mengarahkan pengujian untuk menemukan kesalahan – kesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang dibutuhkan. Pemeliharaan Software akan mengalami perubahan setelah disampaikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=133&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengujian Sekali program dibuat, pengujian program dimulai. Proses pengujian berfokus pada logika internal software, memastikan  bahwa semua pernyataan sudah diuji, dan pada eksternal  fungsional, yaitu mengarahkan pengujian untuk menemukan  kesalahan – kesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi  akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang dibutuhkan.</p>
<p>Pemeliharaan Software akan mengalami perubahan setelah disampaikan kepada pelanggan (perkecualian yang mungkin adalah software yang dilekatkan). Perubahan akan terjadi karena kesalahan – kesalahan ditentukan, karena software harus disesuaikan untuk mengakomodasi perubahan – perubahan di dalam lingkungan eksternalnya (contohnya perubahan yang dibutuhkan sebagai akibat dari perangkat peripheral atau sistem operasi yang baru), atau karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional atau unjuk kerja. Pemeliharaan software mengaplikasikan lagi setiap fase program sebelumnya dan tidak  membuat yang baru lagi.</p>
<p>Tujuan dari pengujian ini adalah diharapkan dengan minimal tenaga dan waktu untuk menemukan berbagai potensi kesalahan dan cacat.Harus didasarkan pada kebutuhan berbagai tahap pengembangan, desain dan dokumen lain atau program yang dirancang untuk menguji struktur internal, dan menggunakan contoh-contoh ini untuk menjalankan program untuk mendeteksi kesalahan.Pengujian sistem informasi harus mencakup pengujian perangkat lunak, pengujian perangkat keras dan pengujian jaringan.pengujian Hardware, jaringan pengujian berdasarkan indikator kinerja spesifik yang akan, digunakan di sini, pengujian lebih jauh adalah pengujian perangkat lunak.</p>
<p><span id="more-133"></span></p>
<p>Sistem pengujian untuk memastikan kualitas dan keandalan sistem langkah kunci dalam proses pengembangan sistem adalah analisis sistematis pada desain sistem dan pelaksanaan review akhir.Berdasarkan uji konsep dan tujuan sistem informasi selama tes harus mengikuti prinsip-prinsip dasar.</p>
<p>* Sesegera mungkin dan terus diuji.Pengujian tidak dalam pengembangan aplikasi dilakukan setelah selesai.Karena kompleksitas asli masalah, keragaman tahap perkembangan serta koordinasi antara peserta dan faktor lainnya, membuat rambut di semua tahapan pembangunan mungkin mengalami kesalahan.Oleh karena itu, tes yang harus dijalankan melalui berbagai tahap perkembangan secepat mungkin untuk memperbaiki kesalahan, menghilangkan bahaya yang tersembunyi.</p>
<p>Pengujian * harus dihindari oleh orang-orang asli yang bekerja atau komitmen kelompok, di satu sisi, pengembang sering enggan untuk memanggil pekerjaan mereka diakui, dan percaya bahwa perangkat lunak mereka sendiri dikembangkan tidak ada kesalahan; sisi lain, pengembang kesalahan adalah pada sayamenguji, mudah untuk program sesuai dengan ide mereka sendiri untuk mengembangkan ide-ide pengujian, memiliki keterbatasan.Pengujian harus dilakukan oleh personel khusus untuk melaksanakan, akan lebih obyektif dan lebih efektif</p>
<p>• Desain uji program, tidak hanya untuk menentukan input data, tetapi juga berfungsi sesuai dengan sistem untuk menentukan output yang diharapkan.Hasil aktual dibandingkan dengan hasil yang diharapkan dapat ditemukan dalam benda uji sudah benar.</p>
<p>• Desain uji kasus, tidak hanya untuk merancang kondisi masukan efektif dan masuk akal, tetapi juga termasuk kegagalan yang tidak masuk akal dari kondisi input.Test, orang sering digunakan sesuai dengan, kondisi normal yang wajar untuk pengujian, sementara mengabaikan uji keadaan normal, tidak masuk akal dan tak terduga, dan ini mungkin tersembunyi.</p>
<p>• Dalam program tes, tidak hanya melakukan prosedur pengujian yang dilakukan, tetapi juga untuk menguji apakah prosedur yang dilakukan tidak harus dilakukan.Efek samping dari kerja tambahan akan mempengaruhi efisiensi prosedur, kadang-kadang menimbulkan potensi bahaya atau kesalahan.</p>
<p>* Melakukan sesuai dengan rencana uji ketat, untuk menghindari uji sewenang-wenang.Rencana pengujian harus mencakup konten pengujian, penjadwalan, staf, lingkungan pengujian, alat-alat tes dan informasi tes.Ketat sesuai dengan rencana pengujian dapat; kemajuan sertifikasi, sehingga semua pihak dapat dikoordinasikan.</p>
<p>* Jauhkan rencana uji, uji kasus, sebagai bagian dari dokumentasi perangkat lunak, untuk pemeliharaan kenyamanan</p>
<p>* Uji kasus secara hati-hati dirancang, dapat kembali pengujian atau pengujian tambahan dengan mudah.Ketika Zi benar sebelum uji kasus, atau memodifikasi dasar, dan kemudian menguji.</p>
<p>Pengujian adalah proses pengembangan tahap mandiri dan sangat penting dalam proses pengujian pada dasarnya sejajar dengan proses pembangunan.</p>
<p>Sebuah proses pengujian standar biasanya meliputi kegiatan uji berikut dasar.</p>
<p>(1) menyiapkan rencana uji.Dalam rencana uji, kita sepenuhnya harus mempertimbangkan waktu keseluruhan proyek pembangunan dan pengembangan ke anak serta beberapa faktor manusia dan kondisi obyektif, membuat rencana uji layak.Utama isi isi rencana uji, penjadwalan lingkungan pengujian, uji dan persyaratan yang dibutuhkan untuk menguji pengaturan pelatihan.</p>
<p>(2) penyusunan kerangka uji.Uji garis didasarkan pada ujian.Ini jelas menetapkan secara rinci sistem dalam tes untuk fitur atau fitur dari masing-masing harus menyelesaikan item tes dasar dan kriteria uji penyelesaian.</p>
<p>(3) Menurut garis besar rancangan dan pengujian untuk menghasilkan uji kasus.Bila dalam desain uji kasus, kasus uji dapat disajikan di depan teknik pemanfaatan dan desain, sehingga dalam dokumentasi pengujian desain dan isinya diukur item, data input, proses pengujian, output yang diharapkan dan sebagainya.<br />
(4) untuk melaksanakan ujian.Tahap implementasi dari tes ini adalah terdiri dari serangkaian siklus uji.Dalam setiap siklus uji, penguji dan pengembang akan didasarkan pada program persiapan pra-tes dan menyiapkan ujian yang baik, perangkat lunak uji, atau peralatan untuk tes lengkap.</p>
<p>(5) membuat laporan uji.Test selesai, untuk membentuk laporan pengujian yang sesuai, utama garis-garis besar tes yang ditetapkan kesimpulan tes yang cacat dan kesalahan, juga memberikan beberapa saran, seperti metode modifikasi dapat digunakan, perubahan beban kerja yang diproyeksikandan memodifikasi petugas yang bertanggung jawab.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harkam.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harkam.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harkam.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harkam.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/harkam.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/harkam.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/harkam.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/harkam.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harkam.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harkam.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harkam.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harkam.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harkam.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harkam.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=133&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harkam.wordpress.com/2011/01/29/arti-dan-tujuan-pengujian-sistem/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a0b9f30c0ba1a7e9e2e9d2d153aac63?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harkam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Testing dan Implementasi Sistem Informasi</title>
		<link>http://harkam.wordpress.com/2010/10/19/testing-dan-implementasi-sistem-informasi/</link>
		<comments>http://harkam.wordpress.com/2010/10/19/testing-dan-implementasi-sistem-informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2010 17:19:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harkam</dc:creator>
				<category><![CDATA[harkam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harkam.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Testing dan implementasi system informasi -          Melakukan pengujian terhadap system informasi / program aplikasi/aplikasi sebelum digunakan -          Menguji dan membandingan dengan system sebelumnya, untuk memunculkan keunggulan pada system yang lama dan mengurangi kesalahan pada system yang baru. System yang baru lebih baik dari pada system yang lama. -          Mervisi system yang diuji, sampai system benar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=131&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Testing dan implementasi system informasi</p>
<p>-          Melakukan pengujian terhadap system informasi / program aplikasi/aplikasi sebelum digunakan</p>
<p>-          Menguji dan membandingan dengan system sebelumnya, untuk memunculkan keunggulan pada system yang lama dan mengurangi kesalahan pada system yang baru. System yang baru lebih baik dari pada system yang lama.</p>
<p>-          Mervisi system yang diuji, sampai system benar benar dapat menyelesaikan  maslah pada system / organisasi (revisi system sebelum system digunakan)</p>
<p>-          Sestem yang sudah digunakan, berarti sudah melalui pengujian system dan system layak dioperasikan / digunakan.</p>
<p><strong>Definisi Pengujian Sistem</strong></p>
<p>-          Suatu proses yang dilakukan untuk menilai apakah yang dirancang telah sesuai dengan apa yang diharapkan</p>
<p>-          Suatu kegian untuk mengevaluasi keunggulan dan kelermahan terhadap sesuatu yang diuji (kwalitas produk)</p>
<p>-          Mengevaluasi terhadap urutan kegiatan yang sistematis dalam mencapai tujuan system</p>
<p>-          Mengevaluasi keseimbangan jumlah pelaksanaan kegiatan dengan beban kerja dalam sesuatu prosedur kegiatan</p>
<p><strong>Pengujian dan Mengevaluasi</strong></p>
<p>Hala hal yang terlibat dalam suatu kegiatan untuk mencapai tujuan yang diharapkan untuk sipengguna</p>
<p><strong>Testing </strong><strong>à </strong>Proses yang dibuat sedemikian rupa untuk mengidentifikasikan adanya ketidak sesuaian hasil sebuah system informasi dengan apayang diharapkan.<span id="more-131"></span></p>
<p>Berdasarkan pengertian diatas testing mempunyai beberapa tujuan :</p>
<p>ü  Testing dilakukan untuk memastikan mutu dari suatu produk yaitu menguji apakah produk (dalam hal ini system informasi) yang dihasilkan telah sesuai dengan mutu yang dipersyaratkan. Testing dilakukan untuk memastikan atau menjaga mutu suatu produk</p>
<p>ü  Testing merupakan proses analisa dan entitas software, pada testing ini bertujuan untuk mendeteksi adanya perbedaan antrar kondisi software yang ada dengan kondisi yang diinginkan, untuk melihat kerusakan suatu produk melakukan evaluasi fitur fitur dari software.</p>
<p><strong>Pengujian Sistem</strong></p>
<p>-          Melakukan proses evaluasi terhadap system yang sudah ada apakah system sudah sesuai yang dharapkan user</p>
<p>-          Menilai dan mengevaluasi terhadap output atau ahasil system</p>
<p>-          Menguji terhadpa input, pengelolaan (proses)dan output system</p>
<p>-          Melakukan penilaian dan evaluasi terhadpat komponen system prosedur pelaksanaan kegiatan dan mutu atau kwalitas hasil system</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengujian terhadap system</p>
<p>ü   Personil</p>
<p>-          Personil ditempakan sudah sesuai dengan skill atau kemampuan yang dimilikinya</p>
<p>-          Beban kerja yang optimum untuk masing masing personil</p>
<p>-          Loyalitas atau kemamuan bekerja sama untuk menyelesaikan suatu kegiatan</p>
<p>-          Kemampuan personil dalam menyelesaikan masalah</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>ü  Pengujian kegiatan</p>
<p>-          Prosedur dan system kerja yang sistematis</p>
<p>-          Perencanaan yang terkontrol dan terjadwal</p>
<p>-          Arah tujuan atau target ang dapat dilaksanakan sesuai dengan perencanaan</p>
<p>-          Hasil kegiatan yang terukur</p>
<p>-          Kesemimbangan kegiatan dengan bersarnya biaya yang digunakan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>ü  Pengujian misi atau tujuan</p>
<p>-          Adanya integrasi antara personil yang terlibat dengan kegiatan yang dilaksanakn dalam mencapai target system</p>
<p>-          Kwaliatas dari kegiatan yang mewujudkan tujuan system</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tujuan Testing dan Implementasi</strong></p>
<p>Melakukan pengujian terhadap system informasi apakah sudah memenuhi kebutuhan user atau system informasi sudah layak digunakan dengan melalui :</p>
<p>-          Uji analisis</p>
<p>-          Uji perancangan</p>
<p>-          Uji implementasi</p>
<p><strong>Sasaran</strong></p>
<p>Aplikasi system informasi yang sudah melakukan uji kelayakan system, maka aplikasi system informasi akan terjadi peningkatan :</p>
<p>-          Performance / kinerja</p>
<p>-          Information / nilai mutu informasi</p>
<p>-          Economi / nilai ekonomis</p>
<p>-          Control / pengendalian diri</p>
<p>-          Eficeinsi</p>
<p>-          Service / pelayanan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Testing dan Sistem Informasi</strong></p>
<p>Elemen kritis dari jaminan kwlitas dan mempresentasikan kajian pokok dari spesifkasi, desain dan pengkodean atau pngujian terhadap aplikasi system informasi berdasrkan komonen. System informasi yaitu pengujian model, pengujian output, database, teknologi dan pengujian kendali terhadap aplikasi system informasi. Sehingga memberikan system informasi yang berkwalitas terhadap user.</p>
<p>Testing system informasi atau pengujian system informasi à pengujian terhadap aplikasi system informasi (software application)</p>
<p>Program aplikasi</p>
<p>-          Pengujian sintax</p>
<p>-          Pengujian lgika dan proses</p>
<p>-          Pengujian output</p>
<p>Yaitu program bebas dari kesalahan, keraguan dan kegagalan.</p>
<p>Pengujian terhadap komponen system informasi</p>
<p>1.       Model / proses</p>
<p>Menguji hasil rancangan tentang proses atau moder dari suatu system informasi yang akan dbuat dengan program aplikasi. Contoh menguji flow chart KRS</p>
<p>2.       Output</p>
<p>Menguji hasil rancangan dengan laporan yang disajikan aplikasi, apakah sudah memberikan informasi sesuai dengan kebutuhan user. Contoh KRS (MHS,DOSEN, PA,MTK,DOSEN PA, JADWAL, IPK, dll)</p>
<p>3.       Input</p>
<p>Pengujian terhadap jumlah atau variable data yang dibutuhkan output, contoh data MHS, data DOSEN, MTK, dll</p>
<p>4.       Database</p>
<p>Menguji atribtu data , relasi antar file atau hubungan elemen data, julah database yang sesuai untuk menghaslkan output dan menampung data sesuai dengan form entri</p>
<p>5.       Teknologi</p>
<p>Pengujian terhadap kemampuan peralatan yang digunakan, kemapuan software dalam menjalankan aplikasi, sehingga mampu memberikan informasi yang iteraktiv kepada user.contoh SS, SO, SA</p>
<p>6.       Control atau kendali</p>
<p>Menguji terhadap keamanan dan hak akses dari aplikasi dan dapat memonitor</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Testing dan implementasi system informasi</strong></p>
<p>Setelah dilakukan penyusunan system maka dilakukan pengujian system dengan tujuan untuk mengetahui masih ada atau tidak kesalahan program, kekurangan atau system yang disusun, kemudian dilakukan implementasi system berupa upload keserver dan publishing.</p>
<p><strong>Konsep pengujian testing dan implementasi system informasi</strong></p>
<p>1.       Pengujian terhadap mosel system informasi</p>
<p>2.       Pengujian terhadap model system</p>
<p>3.       Pengujian terhadap lgica, output, relasi data dalam menghasilkan laporan informasi kepada user.</p>
<p>4.       Pengujian terhadap tahapan analisis</p>
<p>5.       Pengujian tehadap tahapan perancangan</p>
<p>6.       Pengjian terhadap keunggulan dan kelemahan software dan hardware yang digunakan</p>
<p>7.       Pengujian terhadap kasus yang dibahas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Konsep SDLC</strong></p>
<p>-          Indentifikasi / perencanaan</p>
<p>Pengujian dan tujuan system &#8211;&gt; output</p>
<p>Ø  Format laporan standar</p>
<p>Ø  No kd</p>
<p>Ø  Isi laporan (info pasti)</p>
<p>Ø  Pemakai (pengguna dari laporan)</p>
<p>Ø  Jumlah laporan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Prosedur atau proses atau program</p>
<p>Ø  Data</p>
<p>Ø  Model</p>
<p>Ø  Kerangka berikir program</p>
<p>Ø  Media untuk memterjemahkan kenyataan sebenarnya</p>
<p>Ø  Ujicoba mode</p>
<p>Ø  Penguraian sudah sesui dengan model</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Personil</p>
<p>Penyusunan  jadwal dan pembagian tugas</p>
<p>Penyusunan anggraan</p>
<p>-          Analisis</p>
<p>Laporan pengujian analisis yang layak untuk dilanjutkan keperancangan system yang disetujui oleh manajemen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahapan analisis</p>
<p>Ø  Identity à data, output, persoel sesuai dengan yang sudah ditentukan pada tahap perancangan</p>
<p>Ø  Understand à maslah bias diselesaikan, data pendukung untuk output</p>
<p>Ø  Analize à pengujian system baru harus lebih unggul dari system lama</p>
<ul>
<li>Valid data</li>
<li>Kosistensi model</li>
<li>System lebih interaktif dan familiar</li>
</ul>
<p>Ø  Report</p>
<ul>
<li>Kecocokan model dengan pada terhadap perancangan</li>
<li>Terjadi perubahan system pengolahan data</li>
<li>Terjadi penyempurnaan laporan</li>
<li>Efisiensi penyempurnaan data</li>
</ul>
<p>Analisis à laporan pengujian analisis yang layak untuk dilanjutkan keperancangan system yang disetujui oleh manajemen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1.       Pengujian perancangan</p>
<p>a.       Kecokakan format laporan dengan tahap perancangan dan haasil analisisi</p>
<p>b.      Kesesuaian variable data yang dtuangkan pada format form entri pada tahap perencanaan dan hasil system</p>
<p>c.       Kesesuaian model pada perencanaan dan analisis (jumlah data yang mengalir, kerangka berfikir program atau flow chart) proses matematis dalam pemakaian rumus</p>
<p>d.      Database dapat menampung jumlah yang dibutuhkan pada perencanaan dan kesesuaian data pada hasil analisis</p>
<p>e.      Teknologi, pengujian untuk dapat menjalan aplikasi yang sudah dibentuk dan pengujian fungsi dari masing masing komponen computer (alat I-P-O, storage, keterlitian dan kevalitan angka)</p>
<p>f.        Control system</p>
<ul>
<li>Keamanan akses system dan data</li>
<li>Kecepatan pengolahan data dan pencarian informasi serta pendristribusian laporan</li>
<li>Kpasistas penyimpanan memory</li>
<li>Umur system</li>
<li>Pengujian terhadap enkripsi data</li>
<li>Keamanan ruangan, suhu, alat, keamanan dll.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pengujian Analis</strong></p>
<p>-          Tahapan analis                                  -  Struktur organisasi</p>
<p>-          System kerja                                      -  Homogen bidan ilmu</p>
<p>-          Pola manajemen                              -  Heterogen bidang yang paling mengisi system</p>
<p>-          Gaya kepemimpinan</p>
<p>-          Gaji atau status social karyawan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harkam.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harkam.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harkam.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harkam.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/harkam.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/harkam.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/harkam.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/harkam.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harkam.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harkam.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harkam.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harkam.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harkam.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harkam.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=131&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harkam.wordpress.com/2010/10/19/testing-dan-implementasi-sistem-informasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a0b9f30c0ba1a7e9e2e9d2d153aac63?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harkam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERANCANGAN SISTEM</title>
		<link>http://harkam.wordpress.com/2010/09/04/perancangan-sistem/</link>
		<comments>http://harkam.wordpress.com/2010/09/04/perancangan-sistem/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 04:46:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harkam</dc:creator>
				<category><![CDATA[harkam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harkam.wordpress.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Analisis system digunakan untuk menjawab pertanyaan WHAT ? sedangankan desain digunakan untuk menjawab pertanyaan HOW? Desain berkonsentrasi pada bagaiman system dibangun untuk memenuhi kebutuhan pada fase analisis. - Membuat system yang baru - Melakukan perbaikan system - Pengembangan system Alur / Bagan pengembangan system Adanya system yang lama, pengembangan dilakukan berdasarkan adanya masalah, adanya keinginan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=125&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Analisis system digunakan untuk menjawab pertanyaan WHAT ? sedangankan desain digunakan untuk menjawab pertanyaan HOW? Desain berkonsentrasi pada bagaiman system dibangun untuk memenuhi kebutuhan pada fase analisis.<br />
-	Membuat system yang baru<br />
-	Melakukan perbaikan system<br />
-	Pengembangan system</p>
<p>Alur / Bagan pengembangan system</p>
<p>Adanya system yang lama, pengembangan dilakukan berdasarkan adanya masalah, adanya keinginan untuk pengembangan yang lebih baik, instruksi pimpinan, kemudian permasalahan tersebut dilakukan pemecahan maslah yaitu mengatasi masalah, keinginan dapat dicapai, instruksi dapat diprose. Baru terbentuk system yang baru dengan berbagai pertimbangan, solusi yang ditawarkan menjawab masalah, system datap diterima dengan perkembangan TI dan system.</p>
<p><span id="more-125"></span></p>
<p>Pengembangan sistem<br />
Pengembangan sistem dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk mengganti sistem yanglam secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. Sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti desebabkan karena beberapa hal (alsan pengembangan sistem)<br />
Pembentukan atau pengembangan sistem dapat berupa :<br />
Dari sistem diusulkan menjadi siten informasi, sistem informasi diusulkan membentuk sistem informasi manajemen, sistem informasi manajemen diusulkan menjadi bentuk sistem pendukung keputusan, sisten informasi berbasis web dan sistem informasi manajemen berbasis web.</p>
<p>Alasan pengembangan sistem<br />
1.	Adanya permasalahan permasalahan yang timbul padan sistem yang lama<br />
-	Ketidakberesan<br />
•	kecurangan kecurangan disengaja yang menyebabkan tidak amannya harta kekayaan perusahaan dan kebenaran dari data kurang terjamin<br />
•	kesalahan kesalahan yang tidak disengaja yang juga dapat menyebabkan kebenaran data kurang terjamin<br />
•	tidak efisiennya sperasi<br />
•	tidak diataatinya manajemen yang telah ditetapkan</p>
<p>-	Pertumbuhan organisasi<br />
Peertumbuhan organisasi diantaranya adalah kebutuhan informasi yang semakin luas, volume pengolahan data semakin meningkata maka menyebabkan sistem yang lama kurang efektif<br />
2.	Untuk meraih kesempatan – kesempatan<br />
Dalam keadaan pasar bersaing, kecepatan informasi atau efesiensi waktu sangat menentukan behasiltidaknya strategi atau rencana – rencana yang telah disusun untuk meraih kesempatan yang ada. Kesempatan kesempatan dapat berupa peluang peluan gpasar, pelayanan yang meningkat kepada langganan.</p>
<p>3.	Adanya Instruksi – instruksi<br />
Adanya instruksi intsruksi dari pimpinan atau dari luar organisasi misalnya peraturan pemerintah  dan perkembangan teknologi informasi serta aplikasi sisstem informasi yang dapat membantu proses operasional manajemen.</p>
<p>Dengan telah dikembangkannya sistem, maka diharapkan terjadinya peningkatan peningkatan disistem yang baru. Peningkatan dikenal dengan istilah PIECS (sistem popule)<br />
1.	Performance (kinerja)<br />
Peningkatan terhadap kinerja (hasil kerja) sistem yang baru sehingga menjadi efektif, kinerja dapat  diukur dari :<br />
•	TrourghPUt, yaitu julah dari pekerjaan yang dapat dilakukan suatu saat tertentu<br />
•	Respone Time, yatiu rata rata waktu yang tertunda diantara dua pekerjaan ditambah dengan waktu response untuk menanggapi pekerjaan tersebut<br />
2.	Informasi<br />
Menghasilkan informasi yang berkualitas dan bernilai, dimana aplikasi sistem informasi dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan kepanpun dibutuhkan user serta dapat menjawab kebutuhan user.<br />
3.	Economi ( ekonomis ),  peningkatan terhadap manfaat manfaat atau keuntungan keuntungan atau penurunan biaya yang terjadi<br />
4.	Control (pengembangan), peningkatan terhadap pengendalian untuk mendeteksi dan memperbaiki kesalahan kesalah atau kecurangan kecurangan yang akan terjadi<br />
5.	Efficiency (efesiensi), peningkatan terhadap efesiensi operasi yaitu bagaimana sumber data digunakan dengan pemborosan yang paling minimum<br />
6.	Service (pelayanan),  pengingkatan terhadapap pelayanan yang dilakukan oleh sistem dapat melanyani user dengan cepat dan relevan</p>
<p>METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM<br />
1.	Metodologi<br />
Adalah kesatuan metode metode, prosedur prosedur, konsep konsep pekerjaam, aturan aturan yanga akan digunakan, seni atau disiplin ilmu yang lainnya atau dengan kata lain metode adlah suatu cara teknik yang sistematis untuk mengerjakan sesuatu.<br />
Alat analisis dan perancangan sistem<br />
Tahap analis<br />
MODEL		Konsep perancangan sistem<br />
•	Rancangan global<br />
•	Rancangan terinci<br />
2.	Metodologi pengembangan sistem, metode metode yang digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi.<br />
3.	Klarifikasi metodologi<br />
•	metodologi pemecahan fungsional<br />
•	Metodologi orientasi data<br />
•	Prescripte methodologi</p>
<p>	Metodologi pemecahan fungsional,  metodologi ini menekan pada pemecahan dari sistem kedalam subsistem subsistem yang kecil, sehingga akan lebih mudah untuk dipahami, dirancang dan diterapkan. Contoh HIPO ( Hirarki Plus Input Proses Outpu)<br />
	Metodologi orientasi data, metodologi ini menekan pada karakteristik dari data yang akan diproses. Metodologi ini dapat dikelompokkan dalam dua kelas :<br />
o	Data Flow Oriented Methodologies,  metodologi ini secara umum didasarkan pada pemecahan dari sistem kedalam model model  berdasarkan tipe elemen data dan tingkah laku logika modul tesebut didalam sistem. Contoh SADT ( structured analisyst and design thencologies)<br />
o	Data structured orientasi metodologi,  metodologi ini menekan struktur dari input dan output disistem. Struktur ini kemudian digunakan sebagai dasar struktur dari sistemnnya. Hubungan fingsi antar modul modul atau elemen elemen sistem kemudian dijelaskan dari struktur sistemnya. Contoh : JSD ( jakson sistem development)dan W/O ( warner / orr ).<br />
	Prespective methodologies,  menggambarkan permaslahan atau analisis dalam bentuk urutan logika dan prosedur atau konsep. Contoh : Kamus data, structured English / prosedured.</p>
<p>PRINSIP PENGEMBANGAN SISTEM<br />
1.	Sistem yang akan dikembangakn adalah untuk manajemen / user<br />
2.	sistem yang dikembangan adalah investasi modal yang besar<br />
3.	sistem yang dikembangakn memerlukan orang yang terdidik<br />
4.	tahapan kerja dan tugas yang harus dilakukan dalam tahap pengembangan sistem harus jelas dan sistematis<br />
5.	sistem pengembangan sistem tidaki harus urut (antara persiapan hardware, software, ataupun brainware boleh bersamaan)<br />
6.	jangan takut membatalkan proyek, jika tidak dapat menyelesaikan masalah<br />
7.	dokomentasi harus ada untuk pengembangan sistem</p>
<p>TAHAPAN PENGEMBANGAN SISTEM<br />
1.	perencanaan sistem ( system planing)<br />
2.	analisis sistem (system analyst)<br />
3.	perancangan sistem ( design system )<br />
4.	seleksi sistem ( system choice)<br />
5.	perancangan sistem secara terinci ( design system detail)<br />
6.	implementasi dan pemilihan sistem ( system implementacion and maintanance)</p>
<p>SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM MENURUT S.DAVIED<br />
1.	definisi masalah (problem definision)<br />
2.	studi kelayakan ( pressibility studi)<br />
3.	analis (analyst)<br />
4.	desain sistem (system design)<br />
5.	desain terinci (details design)<br />
6.	implementasi (implentation)<br />
7.	perawatan (maintance)</p>
<p>Atau secara umum siklus hidup pengembangan sistem terdiri dari :<br />
1.	perancangan sistem<br />
2.	analisis sistem<br />
3.	rancangan sistem general<br />
4.	evaluasi dan pemilihan sistem<br />
5.	rancangan sistem terinci<br />
6.	implemen tasi sistem</p>
<p>Kesimpulan, percancangan sistem :<br />
1.	perencanaan / identifikasi<br />
2.	analisis<br />
3.	perancangan / desain<br />
4.	implementasi</p>
<p>Tahap analisis<br />
1.	identity<br />
2.	understand<br />
3.	analisys<br />
4.	report</p>
<p>Tahap perancangan<br />
-	model global<br />
-	model terinci</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harkam.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harkam.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harkam.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harkam.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/harkam.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/harkam.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/harkam.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/harkam.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harkam.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harkam.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harkam.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harkam.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harkam.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harkam.wordpress.com/125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=125&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harkam.wordpress.com/2010/09/04/perancangan-sistem/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a0b9f30c0ba1a7e9e2e9d2d153aac63?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harkam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SPK</title>
		<link>http://harkam.wordpress.com/2010/08/31/spk/</link>
		<comments>http://harkam.wordpress.com/2010/08/31/spk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 16:58:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harkam</dc:creator>
				<category><![CDATA[harkam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harkam.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[1. System informasi sebagai pendukung proses manajemen Berdasarkan penjabaran proses manjamen itu sendiri bahwa manajemen merupakan sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=123&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1.	System informasi sebagai pendukung proses manajemen<br />
Berdasarkan penjabaran proses manjamen itu sendiri bahwa manajemen merupakan sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Yang pada umumnya pemimpin yang efektif tercermin pada 2 kegiatan utama.<br />
-	Memainkan peranan yang menjadi tangung jawabnya selaku usnsur pimpinan<br />
-	Kemahirannya dalam memimpin dan dalam menempuh seluruh proses manajerial dengan sebaik munkin<br />
Kategori utama peranan manajemen<br />
Dari penjelasan diatas, peranan manajemen dapat bersifat interpersonal, yang menumbuhkembangkan iklim solidaritas dan kebersamaan dalam organisasi. Peranan ini dapat di bagi dalam tiga bentuk.<br />
-	Peranan yang bersifat simbolis<br />
-	Peranan informasional<br />
-	Peranan selaku pengambilan keputusan</p>
<p>2.	Penjabaran dimensi keputusan organisasi<br />
-	Struktur organisasi ; fungsi, wewenang dan tanggung jawab akan memperngaruhi kualitas keputusan dan untuk menentukan keputusan berdasarkan tingkatan / level manajemen<br />
-	Prosedur / system organisasi;  sangat sistemati dan efisiensi dalam mengambil kebijakan dan mempunyai prosedur yang jelas dalam membentuk suatu kebijakan<br />
-	Gaya organisasi; dalam menentukan suatu keputusan terdapat berbagai gaya, yaitu gaya tradisional, dimana keputusan kurang objektif, karna keputusan yang diambil berdasarkan pengalaman priode sebelumnya. Gaya modern,  keputusan yang dibentuk berdasrkan situasi dan kondisi yang sedang dialami. Gaya sentralisasi, keputusan berdasarkan oleh satu penguasa organisasi (keputusan dictator). Gaya desentralisasi,keputusan berada di level-level manajemen (keputusan demokrasi)</p>
<p><span id="more-123"></span></p>
<p>Jenis-jenis system informasi<br />
-	Transaction processing system (TPS)<br />
System informasi yang terkomputerisasi dikembangkan untuk memproses data data dalam jumlah yang besar sehingga memunkinkan organisasi untuk berinteraksi dengan lingkungan eksternal.  Seperti daftar gaji karyawan<br />
-	Office automation system (OAS)<br />
Mendukukung pekerja data yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru melainkan hanya menganalis informasi sedemikian rupa dan mentranformasikan kedalam system untuk dapat didistribusikan secar keseluruhan. Seperti word processing<br />
-	Sistem informasi manajemen (SIM)<br />
System informasi yang terkomputerisasi dan membantu manajemen dalam mengelola organisasi untuk menghasilkan informasi yang berkualitas<br />
-	Decision support system (DSS)<br />
Level tinggi dalam system informasi yang terkomputerisasi yaitu dss, prosesnya hamper sama dengan sim<br />
-	Sistem Ahli dan kecerdasan buatan<br />
Merupakan aplikasi yang mengembangkan system kerja atau nalar seorang manusia, yang hasinya dapat diterima logika manusia.<br />
-	Group Decission support system (GDSS)<br />
Bila kelompok ingin berkerja sama untuk membuat suatu keputusan, maka gdss memberikan solusi, gdss yang digunak diruang khusu dan deilengkapi dengan sejumlah konfigurasi yang berbeda beda memungkinkan anggota kelompok berinteraksi dengan pendukung system informasi</p>
<p>Pendekatan pengambilan keputusan<br />
Defenisi Keputusan adalah hasil pemecahan masalah yang dihadapi dengan tegas. Hal itu berkaitan dengan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mengenai apa yang harus dilakukan dan seterusnya mengenai unsur-unsur perencanaan. Jadi pengambilan keputusan dapat melalui pendekatan;<br />
-	Pengambilan keputusan berdasarkan fakta dan pengalaman,  Kumpulan fakta yang telah dikelompokkan secara sistematis dinamakan data.  Sedangkan informasi adalah hasil pengolahan dari data. Dengan demikinan, data harus diolah lebih dulu menjadi informasi yang kemudian dijadikan dasar pengambilan keputusan.<br />
-	Rasional analist, Keputusan yang dibuat berdasarkan pertimbangan rasional lebih bersifat objektif. Dalam organisasi, keputusan yang rasional dapat diukur apabila kepuasan optimal organisasi dapat terlaksana dalam batas-batas nilai organisasi yang di akui saat itu.<br />
-	Intuitif emosional, Pengambilan keputusan yang berdasarkan intuitif membutuhkan waktu yang singkat Untuk masalah-masalah yang dampaknya terbatas, pada umumnya pengambilan keputusan yang bersifat intuitif akan memberikan kepuasan.<br />
-	Sebab akibat; Setiap orang yang menjadi pimpinan organisasi mempunyai tugas dan wewenang untuk mengambil keputusan dalam rangka menjalankan kegiatan demi tercapainya tujuan organisasi yang efektif dan efisien.<br />
-	Prilaku Politis; pengambilankeputusan berdasarkan metode tawar menawar maupun negosiasi<br />
3.	Konsep dasar DSS<br />
-	System interaktif berbasis computer<br />
-	System informasi dapat membantu pengambilan keputusan dengan memilih model keputusan<br />
-	Menggunakan data manajeman dan  data model</p>
<p>Karekteristik DSS<br />
DSS merupakan sistem berbasis computer yang interaktif, yang membantu dan mendukung dalam pengambilan keputusan memanfaatkan data dan model untuk menyelesaikan masalah-masalah yang tak terstruktur, dimana solusi tidak bisa diperoleh serta merta, sehingga masalah menjadi kompleks. Contoh masalah terstruktur : perencanaan jangka pendek, laporan personal, sistem distribusi, dan lokasi warehouse. Sedangkan contoh masalah tak terstruktur adalah pemilihan cover untuk sebuah masalah, recruitment executive, perencanaan proyek,dll.</p>
<p>Komponen DSS<br />
-	Data management. Termasuk database, yang mengandung data yang relevan untuk berbagai situasi dan diatur oleh software yang disebut Database Management Systems (DBMS).<br />
-	Model Management (MBMS). Melibatkan model finansial, statitstikal, management science, atau berbagai model kuantitatif lainnya sehingga dapat memberikan ke sistem suatu kemampuan analitis, dan manajemen software yang diperlukan.<br />
-	Konwledge Management. Subsistem optional ini dapat mendukung subsistem lain atau bertindak sebagai komponen yang berdiri sendiri.<br />
-	Communication (dialog subsystem). User dapat berkomunikasi dan membeirkan perintah pada DSS melalui subsystem ini. Ini bearti menyediakan antarmuka.</p>
<p>4.	Komponen- komponen DSS<br />
-	Sumber data eksternal</p>
<p>Tahap-tahap pengambilan keputusan<br />
-	Kegiatan Intelligence : Pengumpulan informasi untuk mengidentifikasikan permasalahan, seperti data yang dibutuhkan, sumber data, proses data, format data, karakteristik data dan pengguna keputusan<br />
-	Design : Tahap perancangan solusi dalam bentuk alternative alternatife pemecahan masalah, dengan membuat model berdasarkan data yang sudah diperoleh dari kegiatan intelegence, dan model yang dibuat untuk pengembangan system<br />
-	Kegiatan Choice : Tahap memilih dari solusi dari alternative alternatife yg disediakan, aplikasi dss dapat dikontrol dari model yang disajikan dan model yang dipilih harus sesuai dengan tahap intelegence.<br />
AI (Artificial Intelegence)<br />
Suatu aplikasi yang dapat membantu manusia dalam menyelesaikan suatu aktifitas yang sulit dan dilakukan dari sisi kemampuan pada lokasi yang berisiko dengan konsep teori pembentukan aplikasi, arsitektur aplikasi dan bahasa pemograman.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harkam.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harkam.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harkam.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harkam.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/harkam.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/harkam.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/harkam.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/harkam.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harkam.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harkam.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harkam.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harkam.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harkam.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harkam.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=123&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harkam.wordpress.com/2010/08/31/spk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a0b9f30c0ba1a7e9e2e9d2d153aac63?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harkam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENDIDIKAN&#8230;!!! Bagaimana Aku Akan Menggapaimu ?</title>
		<link>http://harkam.wordpress.com/2008/07/19/pendidikan-bagaimana-aku-akan-menggapaimu/</link>
		<comments>http://harkam.wordpress.com/2008/07/19/pendidikan-bagaimana-aku-akan-menggapaimu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 14:01:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harkam</dc:creator>
				<category><![CDATA[harkam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harkam.wordpress.com/2008/07/19/pendidikan-%e2%80%a6-bagaimana-aku-akan-menggapaimu/</guid>
		<description><![CDATA[Wajib belajar 9 tahun dikerahkan untuk para generasi penerus. Enam (6) tahun mengabdi di Sekolah Dasar (SD), Kemudian Melanjutkan Kejenjang Pendidikan lebih tinggi atau sering disebut dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Atau Madrasyah Tsanawiyah (MTs) selama Tiga (3) tahun. Namun di Era Globalisasi tuntutan pendidikan semakin di utamakan, Karna untuk menjadikan pendidikan di tanah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=116&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><font face="Times New Roman" size="3"><img height="178" alt="608573500m" hspace="5" src="http://harkam.files.wordpress.com/2008/07/608573500m.jpg?w=179&#038;h=178" width="179" align="left" vspace="8" border="1" />Wajib belajar 9 tahun dikerahkan untuk para generasi penerus. Enam (6) tahun mengabdi di Sekolah Dasar (SD), Kemudian Melanjutkan Kejenjang Pendidikan lebih tinggi atau sering disebut dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Atau Madrasyah Tsanawiyah (MTs) selama Tiga (3) tahun. Namun di Era Globalisasi tuntutan pendidikan semakin di utamakan, Karna untuk menjadikan pendidikan di tanah air hingga dapat berstandar internasional. Muncullah peraturan dari Disdik untuk standar kelulusan siswa harus sama, yaitu Ujian Akhir Nasional (UAN) dengan standar nilai kelulusan 3 trus naik hingga sekarang 5,25 pada tiga mata pelajaran (Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris).</font></p>
<p><font face="Times New Roman" size="3"><br />
<span id="more-116"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><font face="Times New Roman" size="3"></font></font>&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><font face="Times New Roman" size="3">Sungguh terasa tak berguna selama tiga tahun proses belajar,<span>&nbsp; </span>jika diakhir puncak keberhasilan selama di bangku pendidikan hanya di uji<span>&nbsp; </span>dan ditentukan oleh tiga mata pelajaran. Keputusan Disdik banyak menimbulkan pro dan kontra dikalangan Masyarakat, Mahasiswa dan Para Siswa. Namun, pada Satu sisi keputusan Disdik menandakan pendidikan di-indonesia mengalami kemajuan dan perkembangan, disisi lain kelemahan siswa diperberat oleh beban<span>&nbsp; </span>dari keputusan tersebut. Artinya, pemerintah ingin dianggap &ldquo;sama&rdquo; dengan pendidikan luar negeri yang berstandar Internasional.<span>&nbsp; </span>Jelas secara blak-blakan pemerintah mencambuk siswa untuk digiring pada kemauan mereka, tanpa<span>&nbsp; </span>mempertimbangkan out-put yang ada. Percikan yang ditimbulkannyapun jauh dari perhitungan, sehingga membuat siswa kebingungan mencari solusi, lebih-lebih dibeberapa strata<span>&nbsp; </span>sekolah.</font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><font face="Times New Roman" size="3">&nbsp;</font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><font face="Times New Roman" size="3">Tahun ajaran baru sedang berlangsung yang mana UAN sudah berakhir, Mereka yang memiliki semangat tinggi untuk mengejar Pendidikan mulai merambah kesekolah-sekolah yang mereka idamkan untuk melakukan pendaftaran. Di balik tawa dan canda gurau mereka banyak tersimpan pertanyaan bagi sahabat-sahabatnya yang gagal mengalahkan Tiga (3) mata pelajaran yang menjadi syarat mutlak. <i>&#8220;Mereka termenung kaku dan lemah, sambil bertanya akankah cerah hari esok untuk kami&#8230;.!!!!<SPAN>&nbsp; </SPAN>tambah-tambah lagi mereka yang berpredikat tinggi semasa sekolah namun tetap kurang beruntung dalam mengalahkan Tiga (3) mata pelajaran yang di tetapkan Disdik. Kemanakah kami akan meletakkan cita-cita kami jika sekarang ilmu pendidikan kami sudah ternoda&#8230;.??? Tiga tahun belajar namun Ijazah yang didapatkan hanya hasil Paket, apakah arang ini bisa menciptakan api&#8230;????&#8221;</i> Inilah dilema yang diderita rekan-rekan kita karna keputusan Disdik.</font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><font face="Times New Roman" size="3">&nbsp;</font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><font size="3"><font face="Times New Roman">Dengan Ijazah hasil Paket mereka mencoba mendobrak Sekolah-sekolah sebagai tempat melanjutkan jenjang pendidikan mereka. Tapi, tetap juga keinginnya terkubur untuk bersekolah di sekolah yang bonafit. Kesedihan kembali merambah kejiwa mereka, dulu semasa sekolah mendapat peringkat dan ingin masuk kesekolah yang bonafit agar dapat bersaing dengan teman-teman yang lebih pintar, namun apalah daya itu hanya tinggal sebuah angan-angan. <i>&ldquo;Wahai Pendidikan&hellip;kapan kami bisa menggapai angan-angan kami&hellip;!!!! Sedangkan semuanya telah musnah oleh sebuah peraturan, kemana kami akan mencari arah &hellip;wahai TUT WURI HANDAYANI tabahkan jiwa kami tuntutlah langkah kami dengan Ridho dan Restu-Nya&rdquo;.</i></font></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><i><font face="Times New Roman" size="3">&nbsp;</font></i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><font size="3"><font face="Times New Roman">Disini penulis juga pernah merasakan hal yang serupa, dan Alhamdulillah penulis dapat menaklukan Tiga (3) Mata Pelajaran tesebut. Disamping itu, penulis juga merasa dan membayangkan perasaan rekan-rekan kita yang mengalami kegagalan. Sedangkan mereka juga sangat antusias untuk pendidikan sampai ketitik kepuasan, tapi semua berubah sirna karma kegagalan. <b>Untuk itu, selaku generasi penerus mari kita unduhkan niat baik kita &ldquo;<i>selagi itu positif mari kita bawa dan kita tuntun ke air yang jernih&rdquo; </i>jika ada keraguan <i>&ldquo;mari sama-sama kita bertanya pada rumput yang bergoyang&rdquo;.</i></b> Oh ya.. ini tulisan pertama setelah absent selama hampir satu tahun&hellip;. hehehe <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </font></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><font face="Times New Roman" size="3"></font>&nbsp;</p></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harkam.wordpress.com/116/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harkam.wordpress.com/116/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harkam.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harkam.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harkam.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harkam.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/harkam.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/harkam.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/harkam.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/harkam.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harkam.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harkam.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harkam.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harkam.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harkam.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harkam.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=116&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harkam.wordpress.com/2008/07/19/pendidikan-bagaimana-aku-akan-menggapaimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a0b9f30c0ba1a7e9e2e9d2d153aac63?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harkam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://harkam.files.wordpress.com/2008/07/608573500m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">608573500m</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>17 Agustus 2007  &#8221; HUT Kemerdekaan Ke-62&#8243;</title>
		<link>http://harkam.wordpress.com/2007/08/16/17-agustus-2007-hut-kemerdekaan-ke-62/</link>
		<comments>http://harkam.wordpress.com/2007/08/16/17-agustus-2007-hut-kemerdekaan-ke-62/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Aug 2007 16:02:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harkam</dc:creator>
				<category><![CDATA[harkam]]></category>
		<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Info Link]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harkam.wordpress.com/2007/08/16/kemerdekaan-nkri/</guid>
		<description><![CDATA[MERDEKA&#8230;!!! MERDEKA&#8230;.!!!! ALLAHUAKBAR&#8230;.!&#8220;&#8220; MERDEKA&#8230;&#8230;.!!!! Sorak hiruk pikuk yang terkumandang dari suara&#160;warga Indonesia siapapun dan dimanapun mereka berada. Suara-suara ini menggema ditanah air NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) sekitar 62 tahun silam. Dimana pada tahun itu merupakan puncak sejarah Negara Sang Saka Merah Putih untuk mendapat suatu kebebasan atau kemerdekaan yang mutlak. Sehingga dimana-mana dan disetiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=108&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img alt="Bendera" hspace="1" src="http://harkam.files.wordpress.com/2007/08/bendera-small1.jpg?w=450" align="left" vspace="1" border="1" />MERDEKA&#8230;!!! MERDEKA&#8230;.!!!! ALLAHUAKBAR&#8230;.!&#8220;&#8220; MERDEKA&#8230;&#8230;.!!!! Sorak hiruk pikuk yang terkumandang dari suara&nbsp;warga Indonesia siapapun dan dimanapun mereka berada. Suara-suara ini menggema ditanah air NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) sekitar 62 tahun silam. Dimana pada tahun itu merupakan puncak sejarah Negara Sang Saka Merah Putih untuk mendapat suatu kebebasan atau kemerdekaan yang mutlak. Sehingga dimana-mana dan disetiap sudut dikibarkannya bendera Merah Putih (Sang Saka Merah Putih).</p>
<p><span id="more-108"></span></p>
<p>Sang Saka Merah Putih merupakan julukan kehormatan terhadap bendera Merah Putih negara Indonesia. Pada mulanya sebutan ini ditujukan untuk bendera Merah Putih yang dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta, saat Proklamasi dilaksanakan.Tetapi selanjutnya dalam penggunaan umum, Sang Saka Merah Putih ditujukan kepada setiap bendera Merah Putih yang dikibarkan dalam setiap upacara bendera. </p>
<p align="justify">Bendera pusaka dibuat oleh Ibu Fatmawati, istri Presiden Soekarno, pada tahun 1944. Bendera berbahan katun Jepang berukuran 276 x 200 cm. Sejak tahun 1946 sampai dengan 1968, bendera tersebut hanya dikibarkan pada setiap hari ulang tahun kemerdekaan RI. Sejak tahun 1969, bendera itu tidak pernah dikibarkan lagi dan sampai saat ini disimpan di Istana Merdeka. Bendera itu sempat sobek di dua ujungnya, ujung berwarna putih sobek sebesar 12 X 42 cm. Ujung berwarna merah sobek sebesar 15x 47 cm. Lalu ada bolong-bolong kecil karena jamur dan gigitan serangga, noda berwarna kecoklatan, hitam, dan putih. Karena terlalu lama dilipat, lipatan-lipatan itu pun sobek dan warna di sekitar lipatannya memudar.</p>
<p align="justify">Setelah tahun 1969, yang dikerek dan dikibarkan pada hari ulang tahun kemerdekaan RI adalah bendera duplikatnya yang terbuat dari sutra. Bendera pusaka turut pula dihadirkan namun ia hanya &#8216;menyaksikan&#8217; dari dalam kotak penyimpanannya yang dibawa oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA).</p>
<p align="justify">Ditahun sekarang ini (17 Agustus 2007) seperti tahun-tahun sebelumnya, seluruh Warga Indonesia serentak mengibarkan Sang Saka Merah Putih untuk memperingati HUT (hari ulang tahun) RI ke-62. Bendera terkibarkan, lagu kebangsaan Indonesia Raya terkumandangkan, semua peserta larut dalam kedamaian dan sejuta makna dari lagu Indonesia Raya yang diciptakan WR. Supratman. </p>
<p align="justify">Itulah kemerdekaan yang sesungguhnya. Namun, akankah itu berjalan dengan semestinya &#8220;tentu tidak&#8221;. Selama ini bangsa Indonesia terbengkalai, cita-cita para suhada hanya tinggal cita-cita. &#8220;Kenapa&#8230;&#8230;?????&#8221; kita lihat para genarasi muda yang tidak mampu mengisi kemerdekaan ini, tidak mampu&nbsp;memanfaatkan kesempatan. &#8220;Jadi, apa yang Semestinya kita lakukan&#8230;..???&#8221; kembali kepada diri kita sendiri bertanyalah pada dirimu &#8220;Apakah yang dapat saya berikan untuk Bangsa Indonesia ini&#8230;????, janganlah sekali-kali berkata Apakah yang dapat bangsa berikan untuk diriku ini&#8230;.???&#8221;</p>
<p align="justify"><strong>Makna dan Kiasan warna Bendera NKRI (Sangsaka Merahputih)</strong></p>
<p align="justify">Bendera nasional&nbsp;Negar&nbsp;Indonesia adalah sebuah bendera berdesain sederhana dengan dua warna yang dibagi menjadi dua bagian secara mendatar(horizontal). Warnanya diambil dari warna Kerajaan Majapahit.</p>
<p align="justify">Bendera yang dinamakan Sang Merah Putih ini pertama kali digunakan oleh para pelajar dan kaum nasionalis pada awal abad ke-20 di bawah kekuasaan Belanda. Setelah Perang Dunia II berakhir, Indonesia merdeka dan mulai menggunakan bendera ini sebagai bendera nasional. </p>
<p align="justify">Bendera Indonesia memiliki makna filosofis. Merah berarti berani, putih berarti suci. Merah melambangkan tubuh manusia, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. Keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan untuk Indonesia.</p>
<p align="justify">Jika kita kembali kepada pelajaran sejarah, sejak dahulu kala kedua warna merah dan putih mengandung makna yang suci. Warna merah mirip dengan warna gula jawa/gula aren dan warna putih mirip dengan warna nasi. Kedua bahan ini adalah bahan utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). </p>
<p align="justify">Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unsur putih sebagai lambang ayah, yang ditanam di gua garba.</p>
<p align="justify"><strong>Peraturan Tentang Bendera Merah Putih</strong></p>
<p align="justify">UUD &#8217;45 pasal 35<br />Bendera Negara Indonesia ialah Sang Merah Putih.</p>
<p align="justify">Peraturan Pemerintah No.40/1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia [1]</p>
<p align="justify"><strong>Kemiripan dengan bendera negara lain<br /></strong>Bendera ini mirip dengan bendera negara Bendera Monako dan Solothum yang mempunyai warna sama namun rasio yang berbeda, selain itu bendera </p>
<p align="justify">ini juga mirip dengan Bendera Polandia yang mempunyai warna yang sama namun warnanya terbalik.</p>
<p align="justify"></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harkam.wordpress.com/108/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harkam.wordpress.com/108/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harkam.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harkam.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harkam.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harkam.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/harkam.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/harkam.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/harkam.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/harkam.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harkam.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harkam.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harkam.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harkam.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harkam.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harkam.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=108&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harkam.wordpress.com/2007/08/16/17-agustus-2007-hut-kemerdekaan-ke-62/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a0b9f30c0ba1a7e9e2e9d2d153aac63?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harkam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://harkam.files.wordpress.com/2007/08/bendera-small1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bendera</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memasang Kabel Crossover</title>
		<link>http://harkam.wordpress.com/2007/07/08/memasang-kabel-crossover/</link>
		<comments>http://harkam.wordpress.com/2007/07/08/memasang-kabel-crossover/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2007 08:16:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harkam</dc:creator>
				<category><![CDATA[harkam]]></category>
		<category><![CDATA[Home]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harkam.wordpress.com/2007/07/08/memasang-kabel-crossover/</guid>
		<description><![CDATA[Membuat kabel crossover ini saya punya pengalaman yang menarik, ya&#8230;&#8230;&#8230; ini baru terjadi sekitar tanggal 06 Juli 2007 kemaren. Ketika itu, saya lagi asyik duduk didepan komputer dimana setiap hari saya nongkrong. Tanpa disadari datang Bang agus &#8220;kam&#8221; sapanya&#8230; ya bang ! jawab saya, tolongin abanglah buatin kabel crossover untuk padang TV . Ya&#8230;. kebetulan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=97&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img BORDER="2" VSPACE="2" ALIGN="left" SRC="http://harkam.files.wordpress.com/2007/07/crossover1.gif?w=450" HSPACE="2" ALT="Crossover1" />Membuat kabel crossover ini saya punya pengalaman yang menarik, ya&#8230;&#8230;&#8230; ini baru terjadi sekitar tanggal 06 Juli 2007 kemaren. Ketika itu, saya lagi asyik duduk didepan komputer dimana setiap hari saya nongkrong. Tanpa disadari datang Bang agus &#8220;kam&#8221; sapanya&#8230; ya bang ! jawab saya, tolongin abanglah buatin kabel crossover untuk padang TV . Ya&#8230;. kebetulan pak dodi atasan saya waktu itu lagi keluar, spontan  saya jawab oke bang.</p>
<p><span id="more-97"></span></p>
<p>Apa yang terjadi, al hasil kabel yang saya buat itu rupanya salah pasang, dipemasangan warna nya saya salah. Seharusny ujung yang satu dengan ujung satu lagi warna harus beda biar ada arus input dan ouput nya. Malu dech..! saya. Akhirnya bang agus datang lagi minta dibenahi. (kikikikikikikik) Okey bang harkam salah pasang, harkam mengakui kesalahan harkam, maklum aja saya masih pemula lagian itu tahun 2004 dulu diajarin sama orang yang berarti bagi harkam yaitu bang Oyon sampai saatnya tiba harkam juga lom pernah masang.</p>
<p><img BORDER="0" ALIGN="left" SRC="http://harkam.files.wordpress.com/2007/07/peralatan.gif?w=450" ALT="Peralatan" /></p>
<p>Waduh cerita aja melulu kapan nich dijelasin&#8230;&#8230;. key teman &#8211; teman. Jika kita dach dengar apa itu kabel crossover pasti akan digunakan untuk menghubungkan antar dua buah PC (PC Ke PC)  atau HUB ke HUB. Untuk itu, kita butuh namanya kabel crossover agar keduanya bisa sharing. Sesungguhnya membuat kabel crossever ini tidak lah begitu sulit asal kita tidak buta warna, teman-teman tidak buta warnakannnnnnn ?????  &#8220;hik hik hik&#8221;</p>
<p>Nich secara simple saya jelasin untuk membuat kabel crossover, tentunya yang kita butuhkan adalah konectornya, kabel lan, trus penjepit alias tang dalam bahasa sehari-hari. Biar lebih enjoy nich liat aja gambar pengaturan warnanya. Eat&#8230;..! teman-teman jangan sampai terjadi seperti saya lagi ya&#8230;. salah pasang (he he he he). Nih sengaja saya berbagi biar nggak ada terjadi kesalahan terutama untuk saya kedepan.</p>
<p ALIGN="center"><img BORDER="0" ALIGN="bottom" SRC="http://harkam.files.wordpress.com/2007/07/crossover.gif?w=450" ALT="Crossover" /></p>
<p ALIGN="center"><img BORDER="0" SRC="http://harkam.files.wordpress.com/2007/07/pemasangan-2dwarna.gif?w=450" ALT="Pemasangan-warna" /></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harkam.wordpress.com/97/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harkam.wordpress.com/97/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harkam.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harkam.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harkam.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harkam.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/harkam.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/harkam.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/harkam.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/harkam.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harkam.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harkam.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harkam.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harkam.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harkam.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harkam.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=97&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harkam.wordpress.com/2007/07/08/memasang-kabel-crossover/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a0b9f30c0ba1a7e9e2e9d2d153aac63?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harkam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warna : Atribut Warna</title>
		<link>http://harkam.wordpress.com/2007/06/28/warna-atribut-warna/</link>
		<comments>http://harkam.wordpress.com/2007/06/28/warna-atribut-warna/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jun 2007 14:19:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harkam</dc:creator>
				<category><![CDATA[harkam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harkam.wordpress.com/2007/06/28/warna-atribut-warna/</guid>
		<description><![CDATA[Pada usia 23 tahun, Sir Isaac Newton, menemukan bahwa cahaya putih murni seperti cahaya matahari, terdiri dari beberapa warna yang dapat terlihat, tahun 1666 ia menemukan teori tersebut dengan melewatkan cahaya melalui prisma kaca. Di alam, hal serupa dapat kita temukan pada pelangi yang biasanya muncul setelah hujan.Dari percobaannya itu, ia mengambil kesimpulan adanya beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=91&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada usia 23 tahun, Sir Isaac Newton, menemukan bahwa cahaya putih murni seperti cahaya matahari, terdiri dari beberapa warna yang dapat terlihat, tahun 1666 ia menemukan teori tersebut dengan melewatkan cahaya melalui prisma kaca. <a id="more-72"></a>Di alam, hal serupa dapat kita temukan pada pelangi yang biasanya muncul setelah hujan.Dari percobaannya itu, ia mengambil kesimpulan adanya beberapa warna pokok yang ada yaitu: merah, orange, kuning, hijau, biru, indigo, dan ungu, walaupun sebenarnya lebih banyak warna yang muncul karena hasil warna dari prisma itu bergradasi dari satu warna ke warna yang lain.</p>
<p><span id="more-91"></span></p>
<p><strong>Atribut Warna</strong>Di dunia ini terdapat jutaan warna, tapi warna-warna tersebut hanya dapat dibedakan menjadi beberapa golongan warna. Setiap warna dapat dideskripsikan memiliki 3 atribut utama: Hue, Saturation, dan Brightness.</p>
<p><strong>Hue</strong> di identifikasikan sebagai kelompok warna atau nama dari warna itu sendiri seperti; merah, hijau, atau ungu. Hue berhubungan langsung dengan panjang gelombang dari warna itu sendiri.<br /><img height="105" alt="warna" src="http://designworld.master.web.id/gambar/warnahue.gif" width="317" /><br /><strong>Saturation</strong> disebut juga &ldquo;chroma&rdquo; adalah ukuran &ldquo;kemurnian&rdquo; dari warna dan seberapa &ldquo;tajam&rdquo; dan &ldquo;tumpul&rdquo; dari warna tersebut.<br /><img height="105" src="http://designworld.master.web.id/gambar/warnasatur.gif" width="317" /><br /><strong>Brightness</strong> disebut juga Luminasi adalah gelap atau terangnya dari sebuah warna. Seperti halnya; sebuah warna akan terlihat berbeda ketika dalam keadaan remang-remang atau dalam keadaan terang.<br /><img alt="hue" src="http://designworld.master.web.id/gambar/warnalight.gif" /><br />Sumber&nbsp; : <a href="http://designworld.master.web.id/">http://designworld.master.web.id/</a>&nbsp; (Pupung Budi Purnama)<br />Pantone : Where Colors Come From</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harkam.wordpress.com/91/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harkam.wordpress.com/91/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harkam.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harkam.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harkam.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harkam.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/harkam.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/harkam.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/harkam.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/harkam.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harkam.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harkam.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harkam.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harkam.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harkam.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harkam.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=91&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harkam.wordpress.com/2007/06/28/warna-atribut-warna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a0b9f30c0ba1a7e9e2e9d2d153aac63?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harkam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://designworld.master.web.id/gambar/warnahue.gif" medium="image">
			<media:title type="html">warna</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://designworld.master.web.id/gambar/warnasatur.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://designworld.master.web.id/gambar/warnalight.gif" medium="image">
			<media:title type="html">hue</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Metoda Pemilihan Warna</title>
		<link>http://harkam.wordpress.com/2007/06/28/metoda-pemilihan-warna/</link>
		<comments>http://harkam.wordpress.com/2007/06/28/metoda-pemilihan-warna/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jun 2007 14:06:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harkam</dc:creator>
				<category><![CDATA[harkam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harkam.wordpress.com/2007/06/28/metoda-pemilihan-warna/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia seni dan desain, kita tidak dapat terlepas dari apa yang dinamakan warna. Warna dapat memberikan keindahan dan karakteristik pada karya yang dibuat. Tentu saja untuk mendapatkan karya yang indah setidaknya kita harus dapat memilih warna yang tepat. Pada Artikel ini kita akan mengenal metode Pemilihan warna yang sering digunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=90&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam dunia seni dan desain, kita tidak dapat terlepas dari apa yang dinamakan warna. Warna dapat memberikan keindahan dan karakteristik pada karya yang dibuat. Tentu saja untuk mendapatkan karya yang indah setidaknya kita harus dapat memilih warna yang tepat. <a id="more-48"></a>Pada Artikel ini kita akan mengenal metode Pemilihan warna yang sering digunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan warna.</p>
<p><span id="more-90"></span></p>
<p>Untuk mempermudah pemilihan warna, warna digambar dalam sebuah roda yang pertama kali diwujudkan oleh Sir Isaac Newton pada tahun 1666. Kita mengenal istilah warna primer yaitu warna dasar yang terdiri dari Merah, Kuning, dan Biru. Dari warna primer inilah warna-warna lain akan terbentuk seperti warna sekunder dan tertier.</p>
<p class="textbody">Pada contoh kasus kali ini, kita akan mencari warna padanan untuk warna biru. Maka, metode yang dapat kita gunakan antara lain:</p>
<p class="textbody"><strong><span class="heading">Complements</span></strong><br />Warna padanan yang diambil adalah warna yang berlawanan dengan warna yang kita pilih.</p>
<p class="textbody" align="left"><strong><span class="heading">Split Complements</span></strong><br />Warna berlawanan, tapi dipilih warna pembentuk dari warna yang berlawanan tersebut.</p>
<p class="textbody"><strong><span class="heading">Triads</span></strong><br />Pemilihan warna menggunakan segitiga sama sisi pada color wheel.</p>
<p class="textbody"><strong><span class="heading">Tetrads</span></strong><br />Warna yang digunakan terdiri dari 4 warna utama.</p>
<p class="textbody"><strong><span class="heading">Analogous</span></strong><br />Warna diambil dari warna yang paling dekat dengan warna biru.</p>
<p class="textbody" align="left"><strong><span class="heading">Monochromatic</span></strong><br />Warna yang diambil merupakan gradasi dari warna terang dan gelap dari warna biru.</p>
<p class="textbody">Untuk dapat membantu dalam pemilihan warna ini, Anda dapat menggunakan Color Wheel dan Colors Designer&rsquo;s Guide yang tersedia di toko buku, atau Anda dapat menggunakan software Color Finder seperti: Color Wheel pro, atau Color Schemer. </p>
<p class="textbody">Sumber : <a href="http://designworld.master.web.id/">http://designworld.master.web.id/</a>&nbsp; (<a href="mailto:pupungbp@master.web.id">Pupung Budi Purnama</a>)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harkam.wordpress.com/90/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harkam.wordpress.com/90/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harkam.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harkam.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harkam.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harkam.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/harkam.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/harkam.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/harkam.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/harkam.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harkam.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harkam.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harkam.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harkam.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harkam.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harkam.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harkam.wordpress.com&amp;blog=963339&amp;post=90&amp;subd=harkam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harkam.wordpress.com/2007/06/28/metoda-pemilihan-warna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a0b9f30c0ba1a7e9e2e9d2d153aac63?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harkam</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
